Booking tempat / co-working space / meeting room (klik disini)

Arabica Yellow Catura

Rentang harga: Rp25.000 hingga Rp123.000

Kopi Arabica Yellow Catura pertama kali dikembangkan di Brasil sebelum menyebar ke berbagai negara penghasil kopi termasuk Indonesia. Berbeda dengan kopi arabica pada umumnya yang buahnya berwarna merah pekat saat matang, buah kopi arabica yellow catura berwarna kuning cerah atau pekat. Karakteristik ini menjadikannya varietas yang istimewa dan sering dicari oleh para penggemar kopi spesial.

Mau pesan via WA/GoFood/ShopeeFood atau datang langsung ke The Flag Coffee Jatibening Bekasi? Klik salah satu ikon di bawah ini:

Mau order? Klik salah satu link diatas
SKU: N/A Kategori:

Deskripsi

Kopi arabica yellow catura dikenal sebagai tanaman kopi yang berpostur pendek dengan ukuran biji yang relatif kecil, keras dan lebih wangi dibanding biji kopi jenis lainnya. Di Indonesia varietas ini tergolong langka dan istimewa karena populasi pohonnya yang sangat terbatas. Kopi arabica yellow catura biasanya ditanam pada ketinggian antara 1.100 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut, banyak ditemukan di beberapa wilayah di Flores (seperti Bajawa dan Manggarai), Garut, Bondowoso dan Ciwidey.

Daya tarik utama dari kopi arabica yellow catura terletak pada profil cita rasanya yang sangat unik dan kompleks yang seringkali digambarkan sebagai kombinasi lembut antara buah-buahan dan aroma bunga. Saat diseduh kopi ini umumnya menghadirkan bright acidity (keasaman cerah) yang seimbang dan low-to-medium body (kekentalan ringan hingga sedang), memberikan sensasi yang halus dan bersih di mulut. Taste notes yang sering muncul meliputi nuansa lemon, apel, citrus, floral (wangi bunga) serta terkadang disertai sentuhan herbs (rempah) dan nutty (kacang). Keasaman buahnya yang menonjol seringkali memberikan kesan seperti meminum "teh buah" dan menjadikan pengalaman minum kopi yang berbeda dan sangat menarik.

Proses pemanenan kopi arabica yellow catura memerlukan ketelitian ekstra karena petani harus memetik buah yang sudah berwarna kuning bukan merah seperti kopi biasa. Proses pematangan buah ini cenderung lebih lama, bisa memakan waktu hingga sebulan lebih. Biji yang dipetik harus benar-benar matang untuk menghindari rasa yang tidak optimal. Setelah dipanen, yellow catura dapat diolah dengan berbagai metode seperti full wash (basah), natural (kering) atau honey process. Setiap metode akan menonjolkan karakter rasa yang berbeda. Misalnya, proses full wash dapat memaksimalkan rasa asam (acidity) kopi, sementara proses natural akan cenderung mengeluarkan rasa manis dan aroma buah yang lebih intens.

Keunikan kopi arabica yellow catura yang langka dan cita rasanya yang istimewa telah menarik perhatian para roaster dan penikmat kopi spesial. Para ahli kopi seperti CEO International Coffee Consulting bahkan menyebut kopi ini memiliki rasa paling unik dibandingkan kopi lain di Indonesia. Dengan budidaya yang semakin meluas di beberapa daerah, diharapkan stok kopi langka ini akan semakin banyak tersedia di pasaran. Bagi para penikmat kopi, arabica yellow catura menawarkan pengalaman rasa yang wajib dicoba setidaknya sekali seumur hidup, dengan potensi untuk menjadi varietas andalan Indonesia di kancah kopi internasional.

Informasi Tambahan

Berat

100g, 250g, 500g

Grinder

Utuh tanpa grinder, Grinder kasar, Grinder halus

Scroll to Top